Sabtu, 22 Oktober 2011

Kecacatan Reshuffle 2011

Presiden SBY beberapa hari yang lalu baru saja melakukan reshuffle kabinet. meski bukan reshuffle yang pertama. namun di reshuffle kali ini terlihat sekali tarik ulur parpol koalisi yang mempengaruhi keputusan SBY dalam melakukan pergantian atau reposisi menteri dalam kabinet. meski banyak yang mengatakan bahwa pergantian menteri merupakan hak prerogatif presiden, namun dalam kenyataan itu tidak bisa dikatakan 100% hak prerogatif presiden. bahkan sebelum melakukan reshuffle, ada "ancaman" dari salah satu parpol koalisi kalo ada menterinya dicopot akan menjadi oposisi. dan akhirnya reshuffle menjadi drama baru dalam pertelevisian dalam beberapa hari.

ketidaktegasan presiden dalam "memenangkan" koalisi dalam pemilihan menteri sangat jelas terlihat. presiden tidak berani mencopot menteri yang kinerjanya buruk dan diduga terindikasi korupsi di kementerian. mengapa? entahlah, apakah menteri-menteri tersebut merupakan ketum parpol sehingga tidak berani. hanya presiden yang tahu. setidaknya menteri yang sudah jelek di mata masyarakat harusnya dicopot.

pengangkatan jumlah wakil menteri yang dirasa amat banyak juga menjadi hal menarik untuk dilihat. jumlah wakil menteri membludak menjadi 17 wakil menteri. setidaknya setengah dari jumlah menteri yang ada. apakah wakil menteri ini memang dibutuhkan? atau sebenarnya imbas dari ketidaktegasan untuk mencopot menteri dari koalisi? entahlah, wakil menteri menjadi salah satu kecacatan dari reshuffle yang dilakukan presiden.

seharusnya presiden lebih memaksimalkan peran Direktorat Jenderal (Dirjen) daripada harus mengangkat menteri. Dirjen berada di bawah dan bertanggung jawab kepada menteri. fungsi dirjen sendiri sudah sangat membantu kinerja menteri di kementerian seperti perumusan dan pelaksanaan kebijakan kementerian, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi dan lainnya. dikhawatirkan, akan terjadi benturan antar dirjen dan wakil menteri. tugas wakil menteri belum dirumuskan secara jelas dan ditakutkan akan terjadi tumpang tindih tugas antar keduanya. yang terjadi bukannlah membantu menteri melaksanakan tugas dikementerian tetapi malah terdisenergi yang membuat kementerian tersendat melakukan kegiatannya. dan akhirnya rakyat yang menjadi korban untuk kesekian kalinya.

tarik ulur reshuffle seharusnya tidak terjadi, presiden bukan kali pertama melakukan reshuffle dan "katanya" posisi kuat dengan dukungan rakyat 60%. yang terjadi suara dukungan tersebut tidak berlaku karena partai koalisi pada "lapar" akan posisi dikabinet. mereka juga salah satu pendukung 60% dukungan tersebut. entah apakah politik balas budi menjadi etis sekarang jika mengaca apa terjadi pada "drama" reshuffle kemarin. semoga saja menteri yang terpilih dapat bekerja dengan maksimal dan tanpa campur tangan koalisi untuk meningkatkan kesehteraan umum yang sangat didambakan dinegeri ini. :)

Jumat, 21 Oktober 2011

Semangat Semester 3

new spirit to face a new challenge. hehehe.. itu mungkin semangat yang aku bawa sebelum memasuki semester 3 dimana saya ambil full 25 sks dengan rincian 5 sks ambil dari semester 5. ckckck... -__-" gaya ya saya? gak juga... demi mempercepat kelulusan juga.. lagi pula kalo ambil 20 sks kayake sayang setelah ambil SP 6 sks. masalahnya bukan cepet lulusnya, tetapi pemahaman tiap mata kuliah yang dapat diterapkan ke masyarakat.

semenjak masuk kuliah, saya merasa otak saya terlalu "diperas". kadang saya terlalu berpikir keras dan tergopoh-gopoh untuk mengikuti kemajuan-kemajuan yang lain. saya merasa untuk semester 3 ini, saya sudah mulai terbiasa untuk mengikuti pelan-pelan. mungkin juga karena sudah melakukannya selama 2 semester, jadi sekarang gak tergopoh-gopoh lagi. hehehe

semester 3 ini saya merasa ada yang berbeda dari saya. saya terlalu over spirit. gelora dari dalam diri saya membakar jiwa saya untuk selalu semangat, meski kadang down kalo ngurusin agenda semnas hima yang sepertinya banyak masalah, tapi entah mengapa saya selalu senang di semester 3 ini. saya juga tidak tahu mengapa. saya jadi rajin beli buku, meski pakai duit beasiswa. tapi dana yang anggarkan lebih dari itu. hehehe

saya juga mulai rajin untuk belajar menulis. terlebih karena semester 3 ini ada mata kuliah metodologi penelitian sosial dan itu sangat bermanfaat untuk mempersiapkan untuk skripsi. jadi, dengan persiapan yang lebih awal, setidaknya saya bisa memberikan hasil yang maksimal dan tentunya mengerjakannya tidak terlalu terburu-buru. salah satu caranya adalah dengan mengikuti UKM Penelitian. meski awalnya malu ikut karena angkatan 2010 ikut pada tahun 2011, tapi gak apa-apalah. kan niatnya belajar dan teman sekelas juga banyak yang ikutan. hehehe. hasilnya cukup walau ada minusnya. saya hampir tidak diterima karena nilai presentasi yang kosong, mungkin karena saat itu semangat saya lagi down, penyakit malas yang muncul kembali. tapi pada akhirnya saya tertolong dengan bantuan teman saya, yang akhirnya membuat saya masuk menjadi salah satu daftar DP (dipertimbangkan) dengan membuat essai. saya membuat essai bertema "reshuffle 2011" kemarin. walau agak mendadak buatnya, sepertinya essai itu membuat saya masuk ke dalam UKM Penelitian.

semester 3 ini masih banyak cerita yang akan dishare. Gelora dalam diri saya disemester ini belum padam. banyak faktor-faktor eksternal yang tetap menyalakkan api gelora saya. dari teman sekelas yang membuat saya belajar banyak, teman kost yang agak gila tapi baik hati kalo saya mau injem laptop dan diri saya juga yang mulai rajin baca buku dan tidak terlalu tergantung dengan internet untuk mengerjakan tugas. di semester 3 juga, saya merasa jadi lebih aktif. tidak hanya asal bertanya tetapi juga bertanya untuk menambah pengetahuan saya juga. :)

semoga hasilnya di akhir semester ini sesemangat api gelora saya dan tidak mengecewakan. saya tidak mau mengulang kesalahan 2 semester yang lalu dengan "api yang padam" di akhir semester. saya harus menjadi api gelora ini untuk tetap menyala, minimal untuk diri sendiri kemudian untuk orang-orang disekitar saya dan negara saya. :)
Limuny, Sleman, 21 oktober 2011 at 9:39 PM

Kamis, 09 Juni 2011

Balada Menjelang UAS

Bentar lagi UAS !! *ujian agak serius
mungkin aku harusnya senang... karena sebentar lagi akan LIBURAN PUANJANGG !!


ini adalah  UAS kedua dan untuk keduanya kalinya juga saya tidak ada persiapan... <
bahkan semester ini lebih parah, karena godaan semester 2 berseliweran sana-sini yang begitu kuat hingga menyerempet saya hingga jatuh kelubang kemalasa dan masuk lingkaran setan... *so dratic banget
belajar aja seolah tangan tak punya kekuatan untuk memegang buku ...

mungkin saat ini aku harusnya sadar..
bahwa keputusan yang saya ambil saat ini SALAH...
ini bukan cobaan atau pun apalah... jangan sampai saya akan terbelalak melihat hasil ujian yang kayak sirkus *nilainya akan akrobat dan lompat-lompat dan masuk ke mulut harimau atau gak kayak iklan nokia nilaiku terbakar angus ampe ada pemadam kebakaran

semester 2 berarti harus lebih berjuang dari semester 1 *apalagi gak ada ujian susulan alamakkjan
sapa tau hasilnya mengairahkan seperti hasil kemarin...meski persiapannya kurang..
yang efektif dan efesien kan ? huahuahuahua

setelah itu bisa have fun bareng teman..
santai-santai... 
melakukan kegiatan lain yang bermanfaat..
dan COME HOME a.k.a Pulang Kampung...

Rabu, 01 Juni 2011

Warrior Back in Action !!

cerita ini berawal dari sebuah sms --> "teman2 warrior.. fak ekonomi uii bikin kompetisi flim, pengiriman karya skitar pertengahan mei. kita ikut yok ? khusus buat warrior aja."

anak-anak warrior di jogja saat itu ada saya, dani, aan, bunny, ijul, rijal, wulan, niki dan evie. namun saat itu hanya niki dan evie yang tidak bisa ikutan (entah apa alasannya) namun itu tak menyurutkan semangat kita semua. setelah yang lain pada setuju, akhirnya kita harus menentukan cerita apa yang akan dibuat pelem. setelah ada opsi antara shock culture para perantau dari aan atau kisah sandal jepit dari wucha. setelah perdebatan dan sikut-sikut serta tonjokan-tonjokan (hehehe ngasal aja aku ini gak gitu juga kalee) dan akhirnya ide yang terpilih adalah sandal jepit. berikut ini adalah susunan crew dan jabantan :

aan --> pimpinan produksi (pimpro)
wucha laura --> sutradara
bunny --> script writer dan property
ijul --> kameraman
rijal --> script continity + sutradara* (*gantiin wucha coz wucha lagi ke wakatobi pas syuting)
madin --> clapper + loader
dani --> editor
abang latif --> talent

setelah dirembuk-rembuk dan disusun sedemikian rupa akhirnya ditetapkan bahwa tanggal 1 mei 2011 --> warrior back to action lagi (horeee). ternyata tetap saja ditemukan hambatan saat hari H tersebut seperti kebiasaan lama yang sulit diubah yaitu MULAINYA LELET...

DAY 1
1 mei --> pertama-tama, syuting mulai berjalan lancar dan sukses di kosan dani namun setelah berganti tempat ke bringharjo, suasana berubah... karena syutingnya tanggal 1 mei, ada demo hari buruh di malio dan BIKIN MACET (sempet bingung.. tempat wisata koq dibolehin demo ?). udah tejebak demo... and mulai lelet lagi kan..ckkckck...
kemudian ambil gambar untuk scene 12 di dalam pasar bring harjo lama sekalii.. maka ambil gambar di tempat rempah-rempah maka baunya cukup menusuk idung. haha yang paling ribet ngurusin sandal jepit yang disambungin karna retake mulu... ampe ada ibu-ibu dipasar berkata "ndo, ngapain repot-repot ditoko kan ada cuma 7 ribu". haha "ini bukan masalah beli lagi bu, yg susah itu bikin sandalnya rusak" wkakaka.

setelah dibringharjo, ambil take dimasjid dpan bringharjo kemudian di 0 km. ehhhh gak taunya demonya belom selesai.. mau gak mau ya nunggu mpe selesai tuh demo. tpi kelamaan nunggu ya akhirnya pindah ke amplas. dan SIALNYA LAGI di amplas gak dibolein ambil gambar meski itu hanya KAKI doang. dan akhirnya ingin ambil take lagi di kosnya dani di deket uii, gak taunya HUJAN. jadi deh makan malam di kfc amplas sembari menunggu hujan berenti. karena ampe jam 9 gak berenti tuh ujan, jadi hari ini sicukupkan saja 5 scene.

note : di hari pertama tercetak 2 makhluk ababil :p karena tingkah laku diluar nalar, ababil 1 banting sendal jepit ala marshanda + ababil 2 paluin sandal tanpa dosa.

DAY 2
5 mei --> kembali berusaha melobi pihak amplas tetep aja gagal pindah ke galeria sama wae.. (ampe pimpro kami mukanya jadi juelek banget) so jadi take depannya saja.. kemudian ambil gambar di kost dani km 14,5 .. jauh + dingin...

DAY 3
7 mei --> ambil gambar di TBY dengan property terbagus sepanjang sejarah yang pernah kami buat yaitu "eek" hahaha salut dah untuk ababil 3 wkakkaa gak malu diliatin orang main "eek" dijalan.. wkakka

DAY4
8 mei --> ambil gambar di daerah sapen untuk scene 1 dan di GSP untuk scene 3 *kalo gak salah dan ketemu orang yang tak diduga oleh bunny hahaha... dan akhirnya diGSP tercetak ababil 4 wkakka

DAY 5 
9 mei --> ambil gambar di kampus UIN bareng teman-teman aan anak komunikasi.. haha

DAY 6
10 mei --> gambar gambar lagi di 0 km tuk scene baikin sandal + scene 13 sebagai ending di daerah sagan dan ending juga pengambilan gambar untuk produksi pertama warrior 07 bubuhan jogja.:D

proses editing juga gak kalah alot, masalah sikronisasi antara gambar dan suara cukup susah ternyata. tapi akhirnya selesai juga (ya karena ada deadline juga hehehe) salut deh buat editornya (nih nak UII saya puji.. jarang-jarang say apuji) wkakkaa .... tapi yang paling gak enak dari proses editing adalah saya yang beralih profesi jadi tukang pijet... gak pimpro, editor bahkan sutradara.. alamakkk tanganku yang gak biasa jadi sakit sendiri maka sertifikat training juga gak dapat (emang ada?) hehe

walo akhirnya gak menang karena filosofi juri itu berbeda dengan tema film kita yang kayaknya gak bisa dimengerti kalo hanya nonton sekali.. tapi yang terpenting adalah kebersamaan sama anak warrior...
susah lho nyantuin anak UGM, UII, UIN, UNY, AMIKOM dan ISI dalam satu jadwal untuk produksi pelem pendek kami ini.. hahaha maka udah sering jarang ketemu dan sibuk dengan kesibukan sendiri... produksi ini berhasil menyatukan tali silaturahmi kami kalee yang udah kangen satu sama lain itu begajulan.. wkakaka

WARRIOR HAS COME BACK !!

Selasa, 31 Mei 2011

Balikpapan Kota Idaman ^^

teman say bertanya...
ada apa di balikpapan ?
ada rayap ?
ada kuburan ?
asemmm itu di balik papan bukan di BALIKPAPAN...
nda tau ya balikpapan gemana ?
sini saya jabarkan...


Kota Balikpapan adalah salah satu kota di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 503,3 km² dan berpenduduk sebanyak 559.126 jiwa. Semboyan kota Balikpapan adalah "Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing" (bahasa Banjar) yang artinya adalah apabila memulai suatu pekerjaan harus sampai selesai pelaksanaannya. Logo dari kota yang sering dijuluki "Kota Minyak" (Banua Patra) ini adalah Beruang madu, binatang khas kota Balikpapan yang sekarang sudah mulai diambang kepunahan.


Hari jadi kota Balikpapan adalah tanggal 10 Februari 1897. Penetapan tanggal ini merupakan Seminar Sejarah Kota Balikpapan pada tanggal 1 Desember 1984. Tanggal 10 Februari 1897 ini adalah tanggal pengeboran pertama minyak di Balikpapan yang dilakukan oleh perusahaan Mathilda sebagai realisasi dari pasal-pasal kerjasama antara J.H. Menten dengan Mr. Adams dari Firma Samuel dan Co. Suku Pasir Balik merupakan Suku Asli Balikpapan dimana mereka adalah keturunan kakek dan nenek bernama Kayun Kuleng dan Papan Ayun. Sehingga daerah sepanjang teluk Balikpapan oleh keturunannya disebut Kuleng - Papan atau artinya Balikpapan (dalam bahasa Paser, Kuleng artinya Balik).


Perekonomian kota Balikpapan bertumpu pada sektor industri yang didominasi oleh industri minyak dan gas, perdagangan dan jasa. Kota ini memiliki bandar udara berskala internasional, yakni Bandara Sepinggan serta Pelabuhan Semayang selain pelabuhan minyak yang dimiliki Pertamina. Dengan semakin tumbuhnya perekonomian terutama sejak diberlakukannya otonomi daerah, kota ini terus dibanjiri oleh pendatang dari berbagai daerah, sehingga pemerintah kotamadya memberlakukan operasi kependudukan berupa operasi Kartu Tanda Penduduk. Penduduk terutama dari etnis pendatang yang sudah lama menetap di Balikpapan yakni berasal dari etnis Jawa Timur, Banjar, Bugis, Makassar kemudian pendatang lain yang di antaranya beretnis Madura, Manado, Gorontalo, Jawa, Sunda, Gayo dan lain-lain. Selain dibanjiri oleh banyak pendatang, banyak perusahan-perusahaan asing dan lokal yang berinvestasi di Balikpapan. Hal ini semakin membuat Kota Balikpapan sebagai kota yang paling maju di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur.

Kota Balikpapan itu eksis sekali lho...
prestasinya buanyakkk !! ini beberapa buktinya :
1. Kota Balikpapan itu langganan penghargaan Adipura sebagai kota terbersih, gemana gak bersih ada peraturan yang mendukung untuk menjaga tetap bersih. contoh perda sampah dimana warga harus membuang sampah mulai jam 18.00-06.00 . terus penyapu jalanan mana coba yang menyambut piala adipura di bandara dan menggiringnya sampai kantor walikota ? ya Balikpapan *kalo ini kayaknya saya sok tau hahaha bahkan Balikpapan menjadi Kota Terbersih ke-2 Se-ASEAN ketegori Clean Land tahun 2011
2. Kota Balikpapan juga ada Perda pelarangan kegiatan tambang. bila di kaltim yang lain berlomba buka ijin tambang untuk menjadi pendapatan daerah. balikpapan tidak karena sudah sadar akan efek dari kegiatan tambang dimana pasti para perusahaan gak ikuti Amdal. Balikpapan sudah cukup pede dari sektor jasa dan industri.
3. Kota Balikpapan juga sering mendapa penghargaan piala wahana tata nugraha bidang tertib lalu lintas. gak riwuh kayak disini.
4. tim Persiba Balikpapan juga mengharum nama Balikpapan
5. Kota Balikpapan menjadi kota Sehat ke-8 (indeks pembangunan kesehatan terbaik) dari survei yang dilakukan oleh kemenkes pada tahun 2011 dari 440 kabupaten/kota yang disurvei
6. Balikpapan menjadi salah satu Kota Kecil Nyaman Huni versi Majalah Tempo tahun 2010
7. Balikpapan berada di peringkat ke-8 Kota dengan indeks korupsi terbersih versi Indeks Persepsi Korupsi Indonesia (IPK-Indonesia) yang dirilis Transparancy International
8. Balikpapan juag termasuk kota yang relatif aman meski banyak pendatang di kota ini namun tidak ada yang mendominasi dan semua hidup dengan rukun
9. Balikpapan adalah Gerbangnya Kalimantan.

itu dulu ya gan.. sebenarnya banyak sih.. tapi itu aja ya...
yang cakupan nasional aja...
kalo versi kaltim juga banyak...
tapi gak bisa disebutkan atu-atu hehe
^o^

Budaya Bersih Balikpapan Dapat Pengakuan Internasional

BALIKPAPAN - Tak hanya level nasional, kebersihan Balikpapan kini mendapatkan pengakuan internasional. Kota Minyak dinobatkan sebagai salah satu kota terbersih dalam Pertemuan ke-9 ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities (AWGESC) pada 2-3 Mei lalu di Yangon, Myanmar.

Penghargaan tersebut tentu menambah prestise kota yang selama ini sudah belasan kali memperoleh Adipura --penghargaan tertinggi nasional di bidang kebersihan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Event di Myanmar itu untuk meningkatkan capacity building kota-kota di negara anggota ASEAN dalam pengelolaan lingkungan. Dalam AWGESC yang dihelat dua hari itu, Balikpapan diumumkan berada di peringkat kedua untuk Environmentally Sustainable Cities dalam kategori Clean Land. Ada di bawah Kota Phitsanulok, Thailand. Kota Beriman mengungguli Vientiane di Vietnam yang duduk di posisi ketiga.

Dalam ajang itu, sertifikat kebersihan diberikan kepada kota-kota di Asia Tenggara dalam tiga kategori. Yakni, Clean Air, Clean Water, dan Clean Land.

Dari Balikpapan yang menghadiri ajang itu adalah Wakil Wali Kota Rizal Effendi, Kepala Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Chaidar Chairulsyah, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Soufian, dan Kepala Dinas Kebersihan Tatang Sudirja.

Kabag Humas Setkot Balikpapan Aji Sofyan mengatakan, dalam pertemuan itu, selain Balikpapan, dari Indonesia juga ikut dua kota besar lainnya, Pekanbaru dan Makassar.

Aji Sofyan menyebutkan, Balikpapan tak serta-merta meraih predikat itu. Sebelumnya, sudah dilakukan penilaian terhadap kondisi kota pada 2010 lalu. “Kami dinilai juga tahun lalu. Nanti penilaian tahun ini (untuk) predikatnya tahun depan,” tutur Aji Sofyan.

Dalam pertemuan itu, Rizal Effendi memberi paparan tentang kondisi lingkungan hidup di kota berpenduduk 670 ribuan jiwa itu. Tentang tipikal iklim dan kondisi topografinya. Juga tentang tekad mengalokasikan 52 persen dari luas wilayah untuk ruang terbuka hijau dan 48 persennya untuk dibangun. Di hadapan perwakilan kota-kota di negara ASEAN itu, Rizal juga memaparkan tentang pengelolaan tempat pembuangan akhir sampah, air, dan sanitasi.

Salah satu output bagi kota-kota yang meraih peringkat dalam AWGESC itu, di antaranya para negara donor, seperti USAID, CITYNET, ESCAP, JICA, dan IGES, akan memberikan bantuan yang berkaitan dengan pengolahan lingkungan hidup, air bersih, udara bersih, dan lingkungan bersih, dengan tentunya harus mengajukan proposal.

Jerry Stamber, pengamat perkotaan di Balikpapan, mengakui budaya bersih warga Kota Beriman memang sudah mengakar. Konsistensi pemerintah setempat melarang penambangan batu bara juga layak diapresiasi.

“Keberhasilan meraih penghargaan tingkat regional ASEAN semakin mengukuhkan supremasi Balikpapan sebagai kota yang lingkungannya bersih, sehat, dan nyaman, yang telah mendapat pengakuan dunia internasional,” kata pentolan Skyscraper City International – Balikpapan, forum yang aktif menginformasikan perkembangan kota di dunia maya, ini.

Meski demikian, lanjut Jerry, ke depan tetap harus ada inovasi dan program dari Pemkot. Dia menyoroti fasilitas publik yang berkenaan dengan kenyamanan kota. Terutama sekali soal pedestrian.

“Fasilitas para pejalan kaki (di Balikpapan) masih jauh dari ideal kalau dibandingkan dengan kota Thailand (Phitsanulok) tersebut,” tutur Jerry yang juga pendiri Balikpapaners alias Komunitas Pencinta dan Pemerhati Kota Balikpapan. Sementara di sisi lain, Balikpapan akan terus berkembang menjadi basis perdagangan dan industri nasional.

Kemudian, kondisi pasar tradisional juga patut dievaluasi. Phitsanulok sendiri amat memperhatikan dua hal ini, termasuk merawat warisan budaya. Alhasil, kota di wilayah utara Thailand yang berpopulasi 85 ribuan orang itu menjadi salah satu titik destinasi utama di Negeri Gajah Putih.

“Saya kira kalau sisi ini bisa kita benahi, akan signifikan sekali pencapaian Kota Balikpapan ke depan,” tandas Jerry. (far/zal2)

has taken from balikpapaners.com

Pesan Bpk Imdaad : “Jangan Ganti Motto Beriman”

BALIKPAPAN-Wali Kota Balikpapan, H Imdaad Hamid SE, berpesan kepada penerusnya, duet HM Rizal Effendi SE dan H Heru Bambang SE,  agar motto Beriman yang awalnya dicetuskan oleh almarhum Wali Kota H Syarifoedin Yoes, untuk tidak diganti.

“Karena motto Beriman, yaitu Bersih Indah Aman dan Nyaman merupakan motto yang kali pertama dicetuskan oleh almarhum Syarifoedin Yoes. Oleh Pak Tjutjup Suparna, motto ditambahkan lagi dengan Ku bangun, Ku Jaga dan Ku bela. Karena motto ini sudah ditetapkan dalam Perda,” harap Imdaad, saat memberikan sambutan di acara HKG PKK, belum lama ini.
Selain itu, konsep Madinatul Iman sendiri lebih mengutamakan nilai-nilai warga yang memiliki moral dan spiritual, tetap mengedepankan kerukunan hidup beragama sehingga menimbulkan kenyamanan bagi seluruh warga Kota Balikpapan.

Imdaad juga menegaskan, penutupan lokalisasi Km 17. “Insya Allah ditutup dan saat ini dalam proses persiapan penutupannya. Untuk itu, akan dilakukan proses pemberian ketrampilan pada kurang lebih 400 PSK yang ada disana, untuk dilatih agar dapat diberdayakan, serta tidak lagi bekerja menjadi PSK,” paparnya.
Lewat konsep Balikpapan Beriman dan Balikpapan Madinatul Iman,  tandas Imdaad, maka Balikpapan berusaha untuk mengedepankan dan mengikuti aturan. Misalnya, tidak adanya iklan-iklan wanita berpakaian seronok ataupun iklan minuman keras dan lainnya..
“Harus diketahui, Balikpapan menjadi satu-satunya kota yang menerapkan hal ini. Tentunya, ini jadi hal yang positif bagi warga Balikpapan. Karenanya, dengan konsep Madinatul Iman, diharapkan hal ini dapat terus terjaga,” ucapnya..

Berbicara kota Balikpapan kedepan, Imdaad menilai, nantinya akan jadi jalur alur laut perdagangan internasional, dimana Pelabuhan Semayang akan dilalui 5 ribu kapal laut asing berbagai negara tiap tahunnya.
Dari jumlah ini, tentunya akan berdampak bagi Balikpapan sebagai kota jasa kedepannya. Sebab, keperluan para awak kapal yang berlabuh di Balikpapan tersebut tentunya mereka akan memerlukan air, bahan bakar dan tentunya jika turun ke Balikpapan memerlukan hiburan. “Untuk inilah kita sebagai warga kota untuk tetap terus menggalakkan konsep madinatul iman ini sebagai upaya menjaga kota agar terus kondusif dan nyaman bagi siapapun,” pungkasnya.(bp1)

has taken from balikpapaners.com