Ditengah kehidupan yang sarat teknologi saat
ini, interasi sosial masyarakat ikut berubah mengikuti perkembangan teknologi.
Interaksi langsung semakin tergerus dengan banyaknya pilihan media sosial yang
semakin inovatif dalam layanannya. Belum lagi dengan adanya aplikasi chat yang
semakin populer belakangan ini, membuat generasi kita dikatakan sebagai
“Generasi Nunduk” yang selalu asyik dengan gadget untuk update sesuatu.
Pertanyaannya sekarang, media sosial saat ini apakah suatu kebutuhan atau hanya
sebuah trend?
Kebanyakan orang sekarang menggunakan media
sosial (medsos) untuk mengekspresikan diri, seperti curhat, ngumpat, beropini,
pamer, ngode, modus dan sebagainya. Bahkan hal-hal privasi pun sering diumbar di medsos tanpa
memperhatikan resiko bagi yang mengupdate ataupun privasi orang lain yang
dibongkar. Poin interaksi sosial sebagai fungsi dari media sosial semakin
bergeser. Orang lebih asyik mengutarakan pendapatnya di media sosial daripada
ngomong langsung di dunia nyata. Pergeseran dalam penggunaan media sosial juga
turut mempengaruhi interaksi dalam dunia nyata. Sebelum makan, makanan difoto
dulu, diunggah dan baru dimakan, atau ketika ngumpul, foto dulu kemudian dengan
ngobrol-ngobrol dengan teman. Tidak ada yang salah memang, tapi kalo kebablasan
atau ketergantungan dengan medsos itu yang salah. Misal ketika ada acara
ngumpul-ngumpul, tidak jarang kita lebih sibuk dengan gadget masing-masing
daripada sibuk mengobrol satu sama lain.
Pergeseran penggunaan medsos menimbulkan
pertanyaan seberapa nyata manfaatnya medsos kini? Ataukah medsos kita telah
berubah fungsinya? Dengan berbagai macam pilihan media, orang kini tidak hanya
bisa berinteraksi dengan orang yang dikenal tetapi juga mendapat wadah untuk
mengekspresikan kemampuan mereka seperti adanya youtube (video), soundcloud
(musik), atau instagram (foto). benar banyak orang yang saat ini menggunakan
medsos dengan bijak, tidak hanya sebagai interaksi sosial tetapi juga dijadikan
sebagai bisnis untuk memasarkan produk-produk. Namun, ada sebagain yang memakai
medsos hanya untuk sekedar eksis mengikuti trend. Seperti tidak ada tujuan atau
konsep dalam memakai medsos, hanya update suka-suka yang penting disukai orang
lain.
Saya sendiri memiliki akun medsos lumayan
banyak seperti facebook, twitter, path, blogger, tumblr dan linked In. Akun
yang saya sangat aktif saat ini hanya facebook dan twitter. Saya merasakan
manfaat dari kedua akun medsos tersebut. Dari Facebook, selain bisa
berinteraksi dengan teman saya yang terpisah jarak yang jauh tetapi juga bisa
saling diskusi mengenai beberapa hal yang lagi update di publik ataupun twitter,
saya lebih banyak mendapatkan informasi dan pengetahuan dari sini. Tinggal
follow akunnya, mereka kadang kasih informasi yang singkat dan mudah dipahami.
Twitter itu menurutku seperti google kecil tanpa kita harus searching.
Tinggal buka terpampang informasi dan
pengetahuan dari akun-akun yang kita foloow. walaupun menurut saya, twitter agak
sepi sekarang karena teman-teman saya sudah banyak yang meninggalkan twitter.
Sayapun pernah mengalami Ketergantungan pada
medsos seperti jaman friendster dulu, saya merasakan bahwa dunia maya lebih
menyenangkan daripada dunia nyata. Bisa berinteraksi orang yang memiliki minat
yang sama tanpa bertemu, bahkan bertemu dengan orang diluar negeri. Namun,
seiring waktu saya menemukan hal lain yang lebih menarik ketimbang dari medsos.
Walaupun kadang saat ini saya kadang suka asyik ber-medsos, salah satu
alasannya adalah biar aku tidak merasa sepi. Ini sih agak menyedihkan, soalnya
kalo merasa sepi bisa dihapuskan dengan berinteraksi langsung dengan teman
kita... di dunia nyata. Seperti orang yang suka update, “sepi nih”, pasti ada
yang membalasnya, “go outside and meet someone”.
Penggunaan medsos yang bijak dapat mengurangi
pergeseran fungsi medsos dari butuh menjadi trend. media sosial dibuat untuk
berinteraksi sosial di dunia maya tanpa mengurangi kualitas interaksi di dunia
nyata. Media sosial tidak hanya sebatas untuk pertemanan dan ekspresi diri
tetapi juga sebagai kontrol sosial kita terhadap sekitar kita. Gunakanlah
secara bijak medsos kita, karena kita hidup di dunia nyata bukan di dunia maya.
Sometimes you have to turn off your phone to see around and enjoy before you
lost it someday!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar