besok saya udah mulai semester 4. *yipeee. pasti kalian masih ingat, bahwa saya pas semester 3 dulu, saya sangat semangat dan bergelora api jiwa melewati segala rintangan dan hadangan. *lebay. semester 3 kemarin yang full dengan kegiatan hima dan tugas-tugas paper dapat saya lalui
Minggu, 12 Februari 2012
Minggu, 04 Desember 2011
Face !! (refleksi-refleksi)
what's wrong with my face ya? dibilang muda banget sebagai mahasiswa?? entah mengapa dulu saya yang bangga dengan muka baby face (*halakh) ini malah jadi ilfeel sendiri gara-gara ejekan teman yang tak punya perasaan ini. okeh, saya 18 tahun dan sekarang kuliah semester 3, itu salah po? gak kan?
Rabu, 02 November 2011
Kegalauan Diri
Entah apa yang terjadi
Saya begitu bergelora
Menikmati indahnya duniaku
Walau kini aku tahu
Bahwa itu sesaat
Bukan karna hilang
Tapi karna aku tak menjaganya
Teriakan jiwa tlah diujung bibir
Namun bisikan hati menahan
Katanya bersedia
Katanya siap
Tapi aku sendiri ragu
Kata itu akan setia dibenakku
Saya harus kuat
Semua ada ditangan saya
Tak boleh ragu ambil resiko
Sekali jatuh, dunia takkan runtuh
Dunia akan melihat saya
Sebagai orang yang tak lelah
Untuk mencoba dan maju
E-29, Sleman, 1 November 2011
Sabtu, 22 Oktober 2011
Kecacatan Reshuffle 2011
Presiden SBY beberapa hari yang lalu baru saja melakukan reshuffle kabinet. meski bukan reshuffle yang pertama. namun di reshuffle kali ini terlihat sekali tarik ulur parpol koalisi yang mempengaruhi keputusan SBY dalam melakukan pergantian atau reposisi menteri dalam kabinet. meski banyak yang mengatakan bahwa pergantian menteri merupakan hak prerogatif presiden, namun dalam kenyataan itu tidak bisa dikatakan 100% hak prerogatif presiden. bahkan sebelum melakukan reshuffle, ada "ancaman" dari salah satu parpol koalisi kalo ada menterinya dicopot akan menjadi oposisi. dan akhirnya reshuffle menjadi drama baru dalam pertelevisian dalam beberapa hari.
ketidaktegasan presiden dalam "memenangkan" koalisi dalam pemilihan menteri sangat jelas terlihat. presiden tidak berani mencopot menteri yang kinerjanya buruk dan diduga terindikasi korupsi di kementerian. mengapa? entahlah, apakah menteri-menteri tersebut merupakan ketum parpol sehingga tidak berani. hanya presiden yang tahu. setidaknya menteri yang sudah jelek di mata masyarakat harusnya dicopot.
pengangkatan jumlah wakil menteri yang dirasa amat banyak juga menjadi hal menarik untuk dilihat. jumlah wakil menteri membludak menjadi 17 wakil menteri. setidaknya setengah dari jumlah menteri yang ada. apakah wakil menteri ini memang dibutuhkan? atau sebenarnya imbas dari ketidaktegasan untuk mencopot menteri dari koalisi? entahlah, wakil menteri menjadi salah satu kecacatan dari reshuffle yang dilakukan presiden.
seharusnya presiden lebih memaksimalkan peran Direktorat Jenderal (Dirjen) daripada harus mengangkat menteri. Dirjen berada di bawah dan bertanggung jawab kepada menteri. fungsi dirjen sendiri sudah sangat membantu kinerja menteri di kementerian seperti perumusan dan pelaksanaan kebijakan kementerian, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi dan lainnya. dikhawatirkan, akan terjadi benturan antar dirjen dan wakil menteri. tugas wakil menteri belum dirumuskan secara jelas dan ditakutkan akan terjadi tumpang tindih tugas antar keduanya. yang terjadi bukannlah membantu menteri melaksanakan tugas dikementerian tetapi malah terdisenergi yang membuat kementerian tersendat melakukan kegiatannya. dan akhirnya rakyat yang menjadi korban untuk kesekian kalinya.
tarik ulur reshuffle seharusnya tidak terjadi, presiden bukan kali pertama melakukan reshuffle dan "katanya" posisi kuat dengan dukungan rakyat 60%. yang terjadi suara dukungan tersebut tidak berlaku karena partai koalisi pada "lapar" akan posisi dikabinet. mereka juga salah satu pendukung 60% dukungan tersebut. entah apakah politik balas budi menjadi etis sekarang jika mengaca apa terjadi pada "drama" reshuffle kemarin. semoga saja menteri yang terpilih dapat bekerja dengan maksimal dan tanpa campur tangan koalisi untuk meningkatkan kesehteraan umum yang sangat didambakan dinegeri ini. :)
ketidaktegasan presiden dalam "memenangkan" koalisi dalam pemilihan menteri sangat jelas terlihat. presiden tidak berani mencopot menteri yang kinerjanya buruk dan diduga terindikasi korupsi di kementerian. mengapa? entahlah, apakah menteri-menteri tersebut merupakan ketum parpol sehingga tidak berani. hanya presiden yang tahu. setidaknya menteri yang sudah jelek di mata masyarakat harusnya dicopot.
pengangkatan jumlah wakil menteri yang dirasa amat banyak juga menjadi hal menarik untuk dilihat. jumlah wakil menteri membludak menjadi 17 wakil menteri. setidaknya setengah dari jumlah menteri yang ada. apakah wakil menteri ini memang dibutuhkan? atau sebenarnya imbas dari ketidaktegasan untuk mencopot menteri dari koalisi? entahlah, wakil menteri menjadi salah satu kecacatan dari reshuffle yang dilakukan presiden.
seharusnya presiden lebih memaksimalkan peran Direktorat Jenderal (Dirjen) daripada harus mengangkat menteri. Dirjen berada di bawah dan bertanggung jawab kepada menteri. fungsi dirjen sendiri sudah sangat membantu kinerja menteri di kementerian seperti perumusan dan pelaksanaan kebijakan kementerian, pemberian bimbingan teknis dan evaluasi dan lainnya. dikhawatirkan, akan terjadi benturan antar dirjen dan wakil menteri. tugas wakil menteri belum dirumuskan secara jelas dan ditakutkan akan terjadi tumpang tindih tugas antar keduanya. yang terjadi bukannlah membantu menteri melaksanakan tugas dikementerian tetapi malah terdisenergi yang membuat kementerian tersendat melakukan kegiatannya. dan akhirnya rakyat yang menjadi korban untuk kesekian kalinya.
tarik ulur reshuffle seharusnya tidak terjadi, presiden bukan kali pertama melakukan reshuffle dan "katanya" posisi kuat dengan dukungan rakyat 60%. yang terjadi suara dukungan tersebut tidak berlaku karena partai koalisi pada "lapar" akan posisi dikabinet. mereka juga salah satu pendukung 60% dukungan tersebut. entah apakah politik balas budi menjadi etis sekarang jika mengaca apa terjadi pada "drama" reshuffle kemarin. semoga saja menteri yang terpilih dapat bekerja dengan maksimal dan tanpa campur tangan koalisi untuk meningkatkan kesehteraan umum yang sangat didambakan dinegeri ini. :)
Jumat, 21 Oktober 2011
Semangat Semester 3
new spirit to face a new challenge. hehehe.. itu mungkin semangat yang aku bawa sebelum memasuki semester 3 dimana saya ambil full 25 sks dengan rincian 5 sks ambil dari semester 5. ckckck... -__-" gaya ya saya? gak juga... demi mempercepat kelulusan juga.. lagi pula kalo ambil 20 sks kayake sayang setelah ambil SP 6 sks. masalahnya bukan cepet lulusnya, tetapi pemahaman tiap mata kuliah yang dapat diterapkan ke masyarakat.
semenjak masuk kuliah, saya merasa otak saya terlalu "diperas". kadang saya terlalu berpikir keras dan tergopoh-gopoh untuk mengikuti kemajuan-kemajuan yang lain. saya merasa untuk semester 3 ini, saya sudah mulai terbiasa untuk mengikuti pelan-pelan. mungkin juga karena sudah melakukannya selama 2 semester, jadi sekarang gak tergopoh-gopoh lagi. hehehe
semester 3 ini saya merasa ada yang berbeda dari saya. saya terlalu over spirit. gelora dari dalam diri saya membakar jiwa saya untuk selalu semangat, meski kadang down kalo ngurusin agenda semnas hima yang sepertinya banyak masalah, tapi entah mengapa saya selalu senang di semester 3 ini. saya juga tidak tahu mengapa. saya jadi rajin beli buku, meski pakai duit beasiswa. tapi dana yang anggarkan lebih dari itu. hehehe
saya juga mulai rajin untuk belajar menulis. terlebih karena semester 3 ini ada mata kuliah metodologi penelitian sosial dan itu sangat bermanfaat untuk mempersiapkan untuk skripsi. jadi, dengan persiapan yang lebih awal, setidaknya saya bisa memberikan hasil yang maksimal dan tentunya mengerjakannya tidak terlalu terburu-buru. salah satu caranya adalah dengan mengikuti UKM Penelitian. meski awalnya malu ikut karena angkatan 2010 ikut pada tahun 2011, tapi gak apa-apalah. kan niatnya belajar dan teman sekelas juga banyak yang ikutan. hehehe. hasilnya cukup walau ada minusnya. saya hampir tidak diterima karena nilai presentasi yang kosong, mungkin karena saat itu semangat saya lagi down, penyakit malas yang muncul kembali. tapi pada akhirnya saya tertolong dengan bantuan teman saya, yang akhirnya membuat saya masuk menjadi salah satu daftar DP (dipertimbangkan) dengan membuat essai. saya membuat essai bertema "reshuffle 2011" kemarin. walau agak mendadak buatnya, sepertinya essai itu membuat saya masuk ke dalam UKM Penelitian.
semester 3 ini masih banyak cerita yang akan dishare. Gelora dalam diri saya disemester ini belum padam. banyak faktor-faktor eksternal yang tetap menyalakkan api gelora saya. dari teman sekelas yang membuat saya belajar banyak, teman kost yang agak gila tapi baik hati kalo saya mau injem laptop dan diri saya juga yang mulai rajin baca buku dan tidak terlalu tergantung dengan internet untuk mengerjakan tugas. di semester 3 juga, saya merasa jadi lebih aktif. tidak hanya asal bertanya tetapi juga bertanya untuk menambah pengetahuan saya juga. :)
semoga hasilnya di akhir semester ini sesemangat api gelora saya dan tidak mengecewakan. saya tidak mau mengulang kesalahan 2 semester yang lalu dengan "api yang padam" di akhir semester. saya harus menjadi api gelora ini untuk tetap menyala, minimal untuk diri sendiri kemudian untuk orang-orang disekitar saya dan negara saya. :)
Limuny, Sleman, 21 oktober 2011 at 9:39 PM
Kamis, 09 Juni 2011
Balada Menjelang UAS
Bentar lagi UAS !! *ujian agak serius
mungkin aku harusnya senang... karena sebentar lagi akan LIBURAN PUANJANGG !!
ini adalah UAS kedua dan untuk keduanya kalinya juga saya tidak ada persiapan... <
bahkan semester ini lebih parah, karena godaan semester 2 berseliweran sana-sini yang begitu kuat hingga menyerempet saya hingga jatuh kelubang kemalasa dan masuk lingkaran setan... *so dratic banget
belajar aja seolah tangan tak punya kekuatan untuk memegang buku ...
mungkin saat ini aku harusnya sadar..
bahwa keputusan yang saya ambil saat ini SALAH...
ini bukan cobaan atau pun apalah... jangan sampai saya akan terbelalak melihat hasil ujian yang kayak sirkus *nilainya akan akrobat dan lompat-lompat dan masuk ke mulut harimau atau gak kayak iklan nokia nilaiku terbakar angus ampe ada pemadam kebakaran
semester 2 berarti harus lebih berjuang dari semester 1 *apalagi gak ada ujian susulan alamakkjan
sapa tau hasilnya mengairahkan seperti hasil kemarin...meski persiapannya kurang..
yang efektif dan efesien kan ? huahuahuahua
setelah itu bisa have fun bareng teman..
santai-santai...
melakukan kegiatan lain yang bermanfaat..
dan COME HOME a.k.a Pulang Kampung...
mungkin aku harusnya senang... karena sebentar lagi akan LIBURAN PUANJANGG !!
ini adalah UAS kedua dan untuk keduanya kalinya juga saya tidak ada persiapan... <
bahkan semester ini lebih parah, karena godaan semester 2 berseliweran sana-sini yang begitu kuat hingga menyerempet saya hingga jatuh kelubang kemalasa dan masuk lingkaran setan... *so dratic banget
belajar aja seolah tangan tak punya kekuatan untuk memegang buku ...
mungkin saat ini aku harusnya sadar..
bahwa keputusan yang saya ambil saat ini SALAH...
ini bukan cobaan atau pun apalah... jangan sampai saya akan terbelalak melihat hasil ujian yang kayak sirkus *nilainya akan akrobat dan lompat-lompat dan masuk ke mulut harimau atau gak kayak iklan nokia nilaiku terbakar angus ampe ada pemadam kebakaran
semester 2 berarti harus lebih berjuang dari semester 1 *apalagi gak ada ujian susulan alamakkjan
sapa tau hasilnya mengairahkan seperti hasil kemarin...meski persiapannya kurang..
yang efektif dan efesien kan ? huahuahuahua
setelah itu bisa have fun bareng teman..
santai-santai...
melakukan kegiatan lain yang bermanfaat..
dan COME HOME a.k.a Pulang Kampung...
Rabu, 01 Juni 2011
Warrior Back in Action !!
cerita ini berawal dari sebuah sms --> "teman2 warrior.. fak ekonomi uii bikin kompetisi flim, pengiriman karya skitar pertengahan mei. kita ikut yok ? khusus buat warrior aja."
anak-anak warrior di jogja saat itu ada saya, dani, aan, bunny, ijul, rijal, wulan, niki dan evie. namun saat itu hanya niki dan evie yang tidak bisa ikutan (entah apa alasannya) namun itu tak menyurutkan semangat kita semua. setelah yang lain pada setuju, akhirnya kita harus menentukan cerita apa yang akan dibuat pelem. setelah ada opsi antara shock culture para perantau dari aan atau kisah sandal jepit dari wucha. setelah perdebatan dan sikut-sikut serta tonjokan-tonjokan (hehehe ngasal aja aku ini gak gitu juga kalee) dan akhirnya ide yang terpilih adalah sandal jepit. berikut ini adalah susunan crew dan jabantan :
aan --> pimpinan produksi (pimpro)
wucha laura --> sutradara
bunny --> script writer dan property
ijul --> kameraman
rijal --> script continity + sutradara* (*gantiin wucha coz wucha lagi ke wakatobi pas syuting)
madin --> clapper + loader
dani --> editor
abang latif --> talent
setelah dirembuk-rembuk dan disusun sedemikian rupa akhirnya ditetapkan bahwa tanggal 1 mei 2011 --> warrior back to action lagi (horeee). ternyata tetap saja ditemukan hambatan saat hari H tersebut seperti kebiasaan lama yang sulit diubah yaitu MULAINYA LELET...
DAY 1
1 mei --> pertama-tama, syuting mulai berjalan lancar dan sukses di kosan dani namun setelah berganti tempat ke bringharjo, suasana berubah... karena syutingnya tanggal 1 mei, ada demo hari buruh di malio dan BIKIN MACET (sempet bingung.. tempat wisata koq dibolehin demo ?). udah tejebak demo... and mulai lelet lagi kan..ckkckck...
kemudian ambil gambar untuk scene 12 di dalam pasar bring harjo lama sekalii.. maka ambil gambar di tempat rempah-rempah maka baunya cukup menusuk idung. haha yang paling ribet ngurusin sandal jepit yang disambungin karna retake mulu... ampe ada ibu-ibu dipasar berkata "ndo, ngapain repot-repot ditoko kan ada cuma 7 ribu". haha "ini bukan masalah beli lagi bu, yg susah itu bikin sandalnya rusak" wkakaka.
setelah dibringharjo, ambil take dimasjid dpan bringharjo kemudian di 0 km. ehhhh gak taunya demonya belom selesai.. mau gak mau ya nunggu mpe selesai tuh demo. tpi kelamaan nunggu ya akhirnya pindah ke amplas. dan SIALNYA LAGI di amplas gak dibolein ambil gambar meski itu hanya KAKI doang. dan akhirnya ingin ambil take lagi di kosnya dani di deket uii, gak taunya HUJAN. jadi deh makan malam di kfc amplas sembari menunggu hujan berenti. karena ampe jam 9 gak berenti tuh ujan, jadi hari ini sicukupkan saja 5 scene.
note : di hari pertama tercetak 2 makhluk ababil :p karena tingkah laku diluar nalar, ababil 1 banting sendal jepit ala marshanda + ababil 2 paluin sandal tanpa dosa.
DAY 2
5 mei --> kembali berusaha melobi pihak amplas tetep aja gagal pindah ke galeria sama wae.. (ampe pimpro kami mukanya jadi juelek banget) so jadi take depannya saja.. kemudian ambil gambar di kost dani km 14,5 .. jauh + dingin...
DAY 3
7 mei --> ambil gambar di TBY dengan property terbagus sepanjang sejarah yang pernah kami buat yaitu "eek" hahaha salut dah untuk ababil 3 wkakkaa gak malu diliatin orang main "eek" dijalan.. wkakka
DAY4
8 mei --> ambil gambar di daerah sapen untuk scene 1 dan di GSP untuk scene 3 *kalo gak salah dan ketemu orang yang tak diduga oleh bunny hahaha... dan akhirnya diGSP tercetak ababil 4 wkakka
DAY 5
9 mei --> ambil gambar di kampus UIN bareng teman-teman aan anak komunikasi.. haha
DAY 6
10 mei --> gambar gambar lagi di 0 km tuk scene baikin sandal + scene 13 sebagai ending di daerah sagan dan ending juga pengambilan gambar untuk produksi pertama warrior 07 bubuhan jogja.:D
proses editing juga gak kalah alot, masalah sikronisasi antara gambar dan suara cukup susah ternyata. tapi akhirnya selesai juga (ya karena ada deadline juga hehehe) salut deh buat editornya (nih nak UII saya puji.. jarang-jarang say apuji) wkakkaa .... tapi yang paling gak enak dari proses editing adalah saya yang beralih profesi jadi tukang pijet... gak pimpro, editor bahkan sutradara.. alamakkk tanganku yang gak biasa jadi sakit sendiri maka sertifikat training juga gak dapat (emang ada?) hehe
walo akhirnya gak menang karena filosofi juri itu berbeda dengan tema film kita yang kayaknya gak bisa dimengerti kalo hanya nonton sekali.. tapi yang terpenting adalah kebersamaan sama anak warrior...
susah lho nyantuin anak UGM, UII, UIN, UNY, AMIKOM dan ISI dalam satu jadwal untuk produksi pelem pendek kami ini.. hahaha maka udah sering jarang ketemu dan sibuk dengan kesibukan sendiri... produksi ini berhasil menyatukan tali silaturahmi kami kalee yang udah kangen satu sama lain itu begajulan.. wkakaka
WARRIOR HAS COME BACK !!
Langganan:
Postingan (Atom)